News Banggae – Bunda Literasi Bangkep menyoroti tingginya angka putus sekolah dan minimnya fasilitas PAUD saat menghadiri agenda literasi di Banggai Kepulauan. Ia menghadirkan pandangan tegas mengenai pentingnya pendidikan dasar yang kuat sebagai pondasi masa depan anak-anak. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan kegelisahan karena masih banyak anak usia sekolah yang tidak melanjutkan pendidikan akibat faktor ekonomi, minimnya pendampingan orang tua, serta akses sekolah yang kurang memadai.

Ia menekankan bahwa PAUD memegang peran penting dalam menciptakan generasi yang siap memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan banyak desa yang belum memiliki sarana PAUD layak. Beberapa PAUD bahkan beroperasi di bangunan seadanya tanpa fasilitas pendukung seperti buku, alat permainan edukatif, hingga tenaga pendidik terlatih. Situasi ini memicu kekhawatiran karena tumbuh kembang anak sangat bergantung pada kualitas pendidikan usia dini.
Baca Juga : Stakeholder Meeting “Kolaborasi untuk Perpustakaan Berdaya” Digelar di Kantor Bupati Banggai Kepulauan
Dalam dialog bersama masyarakat dan tenaga pendidik, Bunda Literasi Bangkep mengajak pemerintah desa memperkuat kolaborasi. Ia mendorong mereka mengalokasikan dana desa untuk perbaikan fasilitas pendidikan, terutama PAUD. Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak belajar di rumah. Menurutnya, keberhasilan literasi tidak hanya lahir dari ruang kelas, tetapi juga dari perhatian keluarga.
Kegiatan itu turut menghadirkan guru PAUD, pegiat literasi, hingga kader posyandu. Mereka saling berbagi pengalaman terkait tantangan pendidikan di Banggai Kepulauan. Banyak guru berharap pemerintah meningkatkan pelatihan dan menyediakan fasilitas yang memadai agar mereka mampu mengajar dengan optimal.
Melalui kunjungan ini, Bunda Literasi Bangkep menegaskan kembali komitmennya untuk memperjuangkan hak pendidikan anak. Ia meyakini bahwa perubahan dapat terjadi jika pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan berjalan seiring. Ia berharap seluruh pihak bergerak cepat agar angka putus sekolah menurun dan layanan PAUD semakin merata di seluruh wilayah Banggai Kepulauan.









