News Banggae – Dalam upaya memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kesiapan menghadapi Pemilu 2029, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan penguatan sumber daya manusia (SDM) serta optimalisasi peran kehumasan, Rabu (3/12/2025). Agenda ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama organisasi Perisai Demokrasi Bangsa sebagai mitra strategis dalam pendidikan politik masyarakat.

Penguatan SDM untuk Menjawab Tantangan Pemilu 2029
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Reformasi Birokrasi yang saat ini gencar diterapkan Bawaslu Bangkep. Mengingat kompleksitas tahapan Pemilu 2029 yang diprediksi akan melibatkan teknologi lebih luas dan dinamika politik yang semakin tinggi, peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama.
Baca Juga : Muskerkab PMI 2025: Bupati Bangkep Minta Layanan Kemanusiaan Lebih Efektif dan Menjangkau Pelosok
Ketua Bawaslu Bangkep menyampaikan bahwa jajaran pengawas pemilu di tingkat kabupaten hingga desa harus memiliki kemampuan teknis dan integritas kuat. Pelatihan kali ini mencakup pembahasan regulasi, peningkatan kapasitas pengawasan, serta penguatan etika publik.
“SDM yang kuat adalah fondasi utama kerja-kerja pengawasan. Tanpa itu, mustahil kita bisa mengawal Pemilu 2029 yang semakin kompleks,” ujarnya.
Peran Strategis Humas dalam Keterbukaan Informasi
Selain meningkatkan kompetensi pengawas, Bawaslu Bangkep menekankan pentingnya peran humas dalam menghadapi era keterbukaan informasi. Tim humas diharapkan mampu menyampaikan informasi kepemiluan secara cepat, akurat, dan mudah dipahami publik.
Dalam sesi khusus, peserta mendapatkan materi tentang strategi komunikasi publik, pengelolaan konten digital, manajemen krisis informasi, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi pemilih.
Ketua divisi humas menegaskan bahwa transparansi dan komunikasi yang baik menjadi salah satu indikator keberhasilan pemilu yang demokratis. “Humas bukan hanya juru bicara, tetapi garda depan Bawaslu dalam membangun kepercayaan publik,” katanya.
Penandatanganan MoU dengan Perisai Demokrasi Bangsa
Agenda penguatan SDM turut dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Bawaslu Bangkep dan organisasi Perisai Demokrasi Bangsa. Kerja sama ini difokuskan pada pendidikan politik masyarakat, sosialisasi pengawasan partisipatif, serta pencegahan pelanggaran pemilu.
Melalui kolaborasi ini, Bawaslu berharap semakin banyak elemen masyarakat yang terlibat aktif dalam menjaga integritas Pemilu 2029 sejak dini. Perisai Demokrasi Bangsa menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan komitmennya dalam mendukung gerakan demokrasi di Banggai Kepulauan.
Komitmen Berkelanjutan Menuju Pemilu Berintegritas
Di akhir kegiatan, Bawaslu Bangkep menegaskan bahwa langkah penguatan SDM dan peran humas bukanlah kegiatan seremonial, melainkan komitmen berkelanjutan dalam memastikan pengawasan pemilu berjalan profesional dan akuntabel.
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan sejak awal, Bawaslu Bangkep optimis mampu menghadapi seluruh tahapan Pemilu 2029 dan memastikan pelaksanaannya berlangsung jujur, adil, serta terpercaya.









