News banggae — Joint Operating Body Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) kembali mencatat prestasi membanggakan setelah meraih penghargaan pada Forum Keselamatan Migas 2025 yang digelar di Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan standar keselamatan tinggi di sektor hulu migas.
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Penghargaan-Job-Tomori-2025.jpg)
Apresiasi untuk Kinerja K3 JOB Tomori
Forum Keselamatan Migas 2025 menjadi wadah strategis bagi para pelaku industri migas, regulator, dan pemerintah daerah untuk memperkuat komitmen terhadap keselamatan kerja. JOB Tomori dinilai berhasil mempertahankan kinerja keselamatan melalui pendekatan manajemen risiko yang komprehensif.
Baca Juga : Kemitraan Vale – Huayou dan Lompatan Teknologi Hijau di COP30
General Manager JOB Tomori, (nama GM), menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim.
“Penghargaan ini tidak hanya milik perusahaan, tetapi dari semua pekerja yang terus memegang teguh budaya keselamatan. Setiap aktivitas operasi selalu mengutamakan zero accident dan kepatuhan terhadap standar K3,” ujarnya seusai menerima penghargaan.
Regulator Apresiasi Konsistensi JOB Tomori
Perwakilan Kementerian ESDM yang hadir dalam forum tersebut, (nama pejabat), menilai bahwa komitmen JOB Tomori terhadap K3 dapat menjadi contoh bagi operator lain.
“Kinerja keselamatan yang baik adalah fondasi operasi migas yang berkelanjutan. JOB Tomori berhasil membuktikan bahwa produktivitas dan keselamatan dapat berjalan seimbang. Kami mengapresiasi perusahaan yang konsisten menjaga standar K3,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa Forum Keselamatan Migas 2025 di Banggae merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat budaya K3 di seluruh wilayah operasi migas Indonesia.
Inovasi dan Teknologi untuk Minimalkan Risiko
JOB Tomori dalam beberapa tahun terakhir terus menerapkan berbagai inovasi keselamatan, seperti penggunaan sistem digital monitoring, peningkatan kapasitas pekerja melalui pelatihan rutin, serta audit keselamatan berjenjang.
General Manager JOB Tomori menegaskan bahwa teknologi dan peningkatan kompetensi merupakan dua aspek penting untuk menjaga operasional tetap aman.
“Kami memastikan seluruh pekerja memahami prosedur keselamatan dan memiliki kesiapan menghadapi situasi darurat. Inovasi keselamatan adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan hasil terbaik bagi negara dan masyarakat,” katanya.
Dukungan Masyarakat dan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Majene turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan nasional tersebut di Banggae. Menurut (nama pejabat daerah), kehadiran operator migas seperti JOB Tomori memberi dampak positif bagi ekonomi daerah sekaligus mendorong transfer pengetahuan keselamatan kepada masyarakat sekitar.
Tetap Berkomitmen pada Operasi Aman dan Berkelanjutan
Dengan penghargaan ini, JOB Tomori memperkuat reputasinya sebagai operator migas yang mengutamakan keselamatan dan keberlanjutan operasi di wilayah Sulawesi. Perusahaan menegaskan akan terus meningkatkan kualitas pengawasan internal, memperkuat budaya keselamatan, dan mendukung kebijakan pemerintah di sektor energi.